Pernahkah kamu mendengar very low calorie diet (VLCD)?

Penulis: dr. Randy Dafana Putra Editor: dr. Ibrahim Dharmawan 

Very low calorie diet (VLCD) adalah diet dengan asupan kalori 800 kkal per hari atau kurang. VLCD ini ditujukan untuk individu dengan obesitas berat (severely or morbidly obese) di mana mereka harus atau ingin menurunkan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu secepat mungkin melalui cara yang aman. VLCD memerlukan pengawasan yang ketat oleh dokter. Asupan makanan biasanya diganti dengan asupan makanan terformulasi. Formulasi ini dapat berupa susu, bubur terfortifikasi, atau biskuit. Formula VLCD didesain untuk menurunkan berat badan secara cepat sembari memastikan kebutuhan nutrisi harian terpenuhi.

Rata-rata penurunan berat badan pada program VLCD adalah 1-2 kg (3-5 pon) per minggu.1

Risiko Program Very Low Calorie Diet

Pada awal dimulainya VLCD, pasien akan kehilangan cairan secara cepat karena penurunan kadar insulin dan peningkatan hormon natriuretik. Meningkatnya ekskresi keton juga menyebabkan natrium dan kalium ekstra keluar bersama dengan air.

Penurunan berat badan tergantung pada selisih antara jumlah kalori yang dimakan dan kalori yang dibakar. Pada program VLCD pasien senantiasa dalam kondisi defisit kalori (kalori yang dibakar lebih banyak dibanding kalori yang dimakan). Kondisi ini dikompensasi dengan pembebasan asam lemak sebagai substrat energi dari simpanan lemak pada tubuh. Dalam kondisi ini, pasien mengalami kehilangan lean body mass  sebesar 25% dari total-body weight loss.

Kehilangan lean body mass, terutama massa otot, tentu merupakan kondisi yang tidak diharapkan oleh pasien. Untuk mempertahankan lean body mass, penting bagi pasien untuk memenuhi kebutuhan protein harian. Rata-rata pasien yang mengikuti program VLCD memerlukan minimal 50 gram protein perhari (1 dada ayam mengandung sekitar 22 gram protein, 1 butir telur mengandung 12 gram protein).

Di samping tingkat energi dan protein, juga penting bahwa VLCD harus tetap menyediakan sekitar 50 g karbohidrat dan beberapa gram asam lemak esensial. Karbohidrat diperlukan untuk mempertahankan kadar gula darah dan mencegah hilangnya elektrolit. Selain itu karbohidrat memiliki efek yang disebut protein-sparing effect yang berguna untuk mencegah tubuh menggunakan protein sebagai sumber energi dan menjaga penurunan lean body mass.

Mungkin timbul pertanyaan, apabila karbohidrat sangat dibatasi, bukankah akan berefek buruk pada otak? Bukankah otak menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama?

Intake karbohidrat dijaga pada level yang menempatkan tubuh dalam kondisi ketosis fisiologis ringan. Selain glukosa, otak juga dapat menggunakan keton sebagai sumber energi. Keton dapat menembus blood-brain barrier dan mensuplai sebagian besar kebutuhan energi otak jika dibutuhkan. Pada keadaan tidak adanya keton, akan terjadi konversi wajib asam amino menjadi glukosa (glukoneogenesis).Kondisi glukoneogenesis ini tentu tidak diinginkan karena dapat mengurangi lean mass. Selain itu kadar keton yang terlalu tinggi juga berbahaya bagi tubuh. Karena itu pada VLCD asupan karbohidrat tidak boleh dihilangkan sama sekali.

VLCD

Gambar 1. Proses metabolisme yang terjadi pada VLCD: katabolisme lipid, katabolisme protein, dan glukoneogenesis.3

 

Kapan dibutuhkan Very Low Calorie Diet?

Ini tentu menjadi pertanyaan yang mendasar. Mempertimbangkan keuntungan dan risiko yang dibawa oleh program VLCD, maka kapan VLCD membawa manfaat lebih besar dibanding risikonya?
Very low calorie diet dapat dipakai untuk pasien-pasien obesitas yang perlu menurunkan berat badan secara cepat, terutama apabila obesitas tersebut memberikan dampak yang buruk bagi tubuh. Biasanya pasien yang memerlukan VLCD ini adalah pasien yang tergolong obesitas morbid. Obesitas morbid tentunya memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan tubuh pasien, terutama pada sistem kardiovaskular.

Untuk anda yang hanya merasa kegemukan atau overweight tentunya belum perlu menggunakan very low calorie diet, low-calorie diet merupakan pilihan diet yang lebih baik bagi kebanyakan pasien kelebihan berat badan.

Remember, the right tool for the right job.

n.b.: Low calorie diet 1000-1200 kkal/hari untuk wanita dan 1200-1600 kkal/hari untuk pria

Referensi:

  1. UCLA Center for Human Nutrition. Very Low Calorie Diet (VLCD). [internet]. [cited 2016 Jun 9]. Available from: http://clinicalnutrition.ucla.edu/body.cfm?id=32
  2. Saris WHM. Very-low-calorie diets and sustained weight loss. Obesity Research. 2001;9:295S-301S.
  3. Tortora GJ, Derrickson B. Principles of Anatomy & Physiology. 13th New Jersey: John Wiley & Sons; 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s